Pendahuluan Ke-6: Ahlul Bid’ah Lebih Berbahaya daripada Orang Kafir (Terkadang)

Pendahuluan Ke-6: Ahlul Bid’ah Lebih Berbahaya daripada Orang Kafir (Terkadang)

Pendahuluan berikutnya yang perlu diketahui bahwa di antara prinsip Islam, prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah: kadang ahlul bid’ah itu lebih berbahaya daripada orang kafir. Ingat, ini “terkadang”, jangan disebut lalu dipahami secara mutlak saja. Dan ini ditunjukkan dalam banyak dalil, sebelumnya akan diuraikan para ulama yang berpendapat seperti ini supaya jangan disangka ini dari kantung saya.

Pertama:

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullâh dalam Minhâjus Sunnah jilid 5 halaman 248 beliau mengatakan, “Dan diriwayatkan dalam hadits bahwasanya orang-orang Khawarij ini adalah orang yang terjelek yang terbunuh di muka bumi ini dan sebaik-baik orang yang membunuh adalah orang yang membunuh Khawarij.” [dan haditsnya ada dalam hadits Abu Umamah Al Bahili].

Maksudnya mereka ini paling jelek terhadap kaum muslimin, tidak ada seorang pun yang lebih jelek dari kaum muslimin daripada orang-orang Khawarij ini, tidak orang Yahudi dan tidak pula orang Nashara. Orang Yahudi dan Nashara tidak ada hubungan dengan Islam sedang orang Khawarij mengatakan dirinya muslim, maka tingkat bahayanya lebih besar bagi umat. Karena itu Nabi shallallâhu ‘alaihi wasallam bersikap keras mentahdzir orang-orang Khawarij.

Kedua:

Dan juga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata dalam Majmu’ Fatawa jilid 28, “Oleh karena itulah membersihkan jalan Allah dan agama Allah dan manhaj Allah serta syari’atnya dan menolak kesewenang-wenangan dan permusuhan orang-orang yang ingin melampaui batas terhadap agama dan syari’at Allah ini itu adalah fardhu kifayah menurut kesepakatan kaum muslimin. Andaikata Allah tidak menegakkan orang yang menolak bahaya ini (ditegakkan orang ini bahaya, ini tidak), maka agama ini akan rusak dan rusaknya agama ini lebih berat daripada rusaknya kalau musuh atau orang kafir menyerang.”

Sebab kalau pemikiran itu bahaya sekali, umat Islam yang rusak. Tapi kalau musuh akan membuat bahaya tidak membahayakan apa yang ada di dalam hati. Sedangkan serangan pemikiran ini menyerang dari segala sesuatu. Oleh karena itulah dipandang sangat berbahaya.

Ketiga:

Imam Ibnul Jauzi dalam Al Maudhu’at, bahwasanya kadang orang-orang yang membuat hadits palsu itu, orang-orang ahlul bid’ah dalam Islam dan orang-orang yang membuat hadits palsu itu lebih keras atau lebih berbahaya daripada Al Mulhidin.

Keempat:

Imam ‘Abdul Ghani Al Maqdasi (penyusun ‘Umdatul Ahkam) rahimahullâh beliau berkata, sesungguhnya umat Islam ini telah difitnah dengan tiga kelompok dari kalangan ahlul bid’ah. Kelompok yang pertama, mereka menolak seluruh hadits-hadits sifat Allah dan mendustakan para rawi (disebutkan Allah itu memiliki sifat Maha mendengar dan seterusnya, dia dustakan). Apa hukum beliau terhadap mereka? Mereka ini lebih berbahaya terhadap Islam dan kaum muslimin daripada orang-orang kafir.

Kelompok kedua mengatakan bahwasanya hadits-hadits ini shahih (kalau kelompok pertama tadi semuanya ditolak) diterima tetapi kemudian dita’wil. Sekarang kalau dari sisi beratnya kesalahan, yang mana yang lebih berat, yang pertama atau yang kedua? Lebih berat yang pertama sebab menolak semua sedangkan yang kedua hanya menta’wil. Akan tetapi apa hukum beliau terhadap kelompk yang kedua ini? Dan yang kedua ini lebih berbahaya dari kelompok yang pertama.

Kelompok yang ketiga tidak berpendapat dengan kedua kelompok yang pertama, tapi juga tetap menta’wil, menetapkan sebagian sifat dan membiarkan yang lain, dan ini lebih berbahaya lagi dari kelompok yang lainnya. Mengapa demikian? Ukurannya, Islam itu agama yang terang, kalau misalnya ada sesuatu yang gelap di sana itu tidak diperhatikan. Tetapi ada yang agak terang di sini agak kabur-kabur sedikit, mungkin orang akan menyangka itu bagian dari Islam. Maka ini kapan ia lebih mendekati kebenaran atau kapan dia lebih mirip dan terkadang mengatasnamakan dirinya Ahlus Sunnah, dan kadang ia menampilkan seakan-akan dirinya ini di atas kebenaran, maka ini lebih harus untuk dibersihkan karena mereka ini lebih berbahaya. Orang-orang tertipu dengan keadaannya.

Maka kalau saya ditanya, “Mengapa Wahdah Islamiyah dibantah kemudian yang lainnya tidak dibantah?” Maka kita katakan, semuanya dijelaskan tentang yang haq dalam setiap permasalahan, walhamdulillâh kita berucap walaupun hal itu adalah pahit sebagai nasihat bagi umat. Kemudian mengapa yang didahulukan adalah mereka? Sebab mereka menamakan dirinya Ahlus Sunnah dan menyalahkan Ahlus Sunnah dengan dalih mereka Ahlus Sunnah. Ini sangat berbahaya dan menipu umat.

Kelima:

Imam Asy Syathibi rahimahullâh berkata bahwa orang-orang yang sesat bahayanya bagi kaum muslimin bagaikan bahayanya iblis, dan mereka itu adalah syaithannya manusia.

Demikian, jadi ukurannya, apabila ia bukan dari kebenaran tetapi samar-samar dan agak mirip dengan kebenaran maka ia yang lebih dulu dibersihkan dan harus lebih banyak diterangkan. Kalau kafir, semua orang tahu ia bukan Islam, tetapi mubtadi’ ia mengaku dari Islam padahal berada di jalan yang salah, maka mubtadi’ harus lebih diterangkan. Dan ini mempunyai penguat dalam Al Qur’an.

Kalau kita membuka Al Qur’an pada awalnya Surat Al Baqarah setelah alif lâm mîm ada 4 ayat tentang sifat kaum mu’minin. Setelah itu disebutkan 2 ayat tentang sifat orang kafir. Kemudian setelah itu disebutkan 13 ayat tentang sifat orang munafik.

Mengapa sifat orang munafik disebut dalam 13 ayat sedangkan sifat orang kafir cuma 2 ayat? Sebab kafir ini jelas, tetapi munafik yang menampilkan dirinya Islam perlu diterangkan bahaya yang besar bagi umat.

Maka kadang-kadang ahlul bid’ah itu lebih berbahaya dan lebih perlu untuk diterangkan. Kita bersikap tegas kepada mereka karena mereka menghinakan dan menyalahkan manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan mengatasnamakan Ahlus Sunnah wal Jama’ah sehingga bisa mencemari dakwah Islam yang hakiki.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.